|
Nama Jurnal
|
KETERKAITAN INFLASI DENGAN NILAI TUKAR
RIIL :
ANALISIS KOMPARATIF ANTARA ASEAN+3,
UNI EROPA DAN
AMERIKA UTARA
|
|
Volume dan
Halaman
|
Tahun XIX, No. 3 Desember 2009
|
|
Nama Penulis
|
Noer A Achsani, Arie Jayanthy F A Fauzi dan Piter Abdullah3
|
|
Tanggal Jurnal
|
03 Desember
2009
|
|
Tujuan
Penelitian
|
untuk menganalisis keterkaitan
inflasi dengan nilai tukar rill
|
|
Metode
Penelitian
|
Dengan analisis data eksploratif. Selanjutnya akan dilakukan
pula analisis Granger Causality Test
untuk melihat arah (magnitute)
hubungan
antara inflasi dan nilai tukar.
|
|
Hasil
Penelitian
|
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai
analisis komparatif keterkaitan inflasi dengan nilai tukar riil di kawasan
Asia (ASEAN+3) dan non Asia (Uni Eropa, Amerika Utara), maka diperoleh dua
kesimpulan. Pertama, Terdapat korelasi yang kuat antara pergerakan inflasi
dengan nilai tukar riil di sebagian besar negara-negara, selain itu untuk
kasus seluruh kawasan dan kawasan Asia yang berlaku adalah hubungan kausalitas
satu arah dimana baik tingkat depresiasi nilai tukar nominal maupun tingkat nilai
tukar riil secara signifikan memiliki pengaruh terhadap laju inflasi.
Sedangkan di kawasan non Asia hubungan kausalitas satu arah justru terjadi
dimana laju inflasi yang memiliki pengaruh secara signifikan baik terhadap
tingkat depresiasi nilai tukar nominal maupun tingkat nilai tukar riil.
|
|
Kesimpulan
|
Berdasarkan penelitian penulis dapat dilihat bahwa terdapat
hubungan yang erat antara nilai tukar riil dan laju inflasi, dimana
terdepresiasinya nilai tukar riil akan mendorong peningkatan laju inflasi,
terutama untuk kawasan Asia. Pentingnya mengelola inflasi sebagai ukuran
stabilitas perekonomian suatu negara mengharuskan adanya koordinasi Bank
Sentral dan pemerintah dalam langkah pengendalian laju inflasi. Dengan
melihat eratnya kaitan antara nilai tukar riil dan laju inflasi, maka Bank
Sentral dengan otoritas
moneternya dapat menjadikan kebijakan moneter melalui saluran
nilai tukar sebagai jalur kebijakan untuk mencapai sasaran inflasi.
|
|
Pendapat
|
Jurnal ini sangat bermanfaat, sehingga kita dapat menambah ilmu
serta wawasan guna menambah pengetahuan, namun kurangnya ada halaman yang
membuat review jurnal ini sedikit kurang.
|
Senin, 20 Maret 2017
Review 04 Akuntansi Komperatif Amerika dan Asia
Review 09 Analisis Laporan Keuangan Internasional
Nama Jurnal
|
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA PERBANKAN YANG
MENGADOPSI STANDAR PELAPORAN KEUANGAN
INTERNASIONAL
|
Volume dan Halaman
|
proceding PESAT, vol 5 okt 2013 , ISSN:1858-2558
|
Nama Penulis
|
Maulidya Nurisya dan Wardoyo
|
Tanggal Jurnal
|
8 – 9 Oktober 2013
|
Tujuan Penelitian
|
untuk menganalisis perbandingan kinerja keuangan pada bank yang
telah dan belum mengadopsi Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) di Indonesia.
|
Metode Penelitian
|
adalah uji independen sampel T-test
|
Hasil Penelitian
|
Kinerja bank yang telah mengadopsi
IFRS tidak berbeda signifikan dengan
bank yang belum mengadopsi IFRS. Hal
ini tercermin dari tidak adanya perbedaan
yang signifikan dari rasio-rasio yang
menjadi variabel pada penelitian ini
seperti CAR, ROA, ROE, LDR, dan
NPL. Meskipun tingkat perbedaannya
tidak signifikan, namun kinerja bank yang
telah mengadopsi IFRS lebih baik
dibandingkan bank yang belum mengadopsi
IFRS. Hal ini dikarenakan dengan
adanya standar global tersebut memungkinkan
keterbandingan dan pertukaran
informasi secara universal serta laporan
keuangan dapat diakui secara internasional
yang dapat meningkatkan kualitas
laporan keuangan perbankan di
Indonesia.
|
Kesimpulan
|
Penerapan IFRS belum menunjukkan
pengaruh yang signifikan terhadap
kinerja perbankan di Indonesia. Hal ini
mengindikasikan bahwa penerapan IFRS
tidak memiliki dampak pada kinerja
keuangan Bank, karena pada dasarnya
penerapan IFRS tidak secara langsung
dan eksplisit ditujukan untuk meningkatkan
kinerja, terlebih lagi dalam jangka
pendek.
|
Pendapat
|
Jurnal ini sangat bermanfaat, sehingga kita dapat menambah ilmu serta wawasan guna menambah pengetahuan, namun kurangnya ada halaman yang membuat review jurnal ini sedikit kurang.
|
Langganan:
Komentar (Atom)